Nikah? Apa Perlu Nikah?

Nikah? Apa kita perlu nikah? Jawabannya tanya ke hati nurani kita masing-masing, apakah kita mampu hidup sendiri atau tidak. Salah satu alasan yang paling logis kenapa Rasulullah mensunahkan nikah adalah karena Allah SWT menciptakan kita berpasang-pasangan maka dari itu jangan pernah menyia-nyiakan apa yang telah Allah anugrahkan kepada kita. Tapi bukan berarti yang lagi jomblo menyia-nyiakan anugrah Allah loh, mungkin belum waktunya ajah. hehe
Nah loh jadi kebelet nikah ya, sabar dulu sob nikah bukan hanya “nindihan nu beukah” tapi nikah itu samahalnya membuat suatu simpul atau ikatan antara dua tali, nikah juga bukan suatu permainan sob, nikah itu sakral, nikah itu..., pokoknya nikah itu gak boleh dijadikan permainan.
Nikah juga merupakan solusi penyaluran birahi yang sah menurut agama, tapi jangan jadikan nikah cuman untuk pemuas birahi yaa, inget kuncinya “nikah itu sakral”, kalo sobat jadikan nikah cuman sebagai permainan kalian bakal dapat murkanya Allah loh, pasti gak mau kan, yang mestinya kita mendapat pahala malah dapet murka. Nah dari pada sobat tiap minggu beli sabun dan hobi ngurung diri di toilet lebih baik sobat nikah dah tu, tapi itu hanya jika sobat sudah mampu, kalau belum mampu mah lebih baik puasa aja dah. Masih belum mampu juga? Bongkar dah tuh dinding toilet hehe atau kalau tidak, sobat jangan habiskan hari sobat diruangan tertutup cobalah buka pintu dan rasakan udara alam terus sapa temen-temen sobat semua, lebih bagus lagi gabung dengan kelompok pengajian atau khalaqah selain untuk pengalihan juga supaya sobat mendapat tambahan ilmu dan memperkokoh keimanan, bagus kan.
Rasulullah pernah bersabda bahwasannya janganlah kalian berdua-duaan (laki-laki dan perempuan) karena yang ketiganya itu adalah setan. Diiih serem ya, udah mah berduaan ditempat gelap eh yang ketiganya setan lagi, apa kagak takut tuh, tapi penomena yang terjadi sekarang adalah semakin banyaknya insan-insan muda yang bukan muhrim berdua-duan di tempat sepi, saat ditanya sih alasannya ngerjain tugas, gak logis banget ya, bahkan sekarang bukan hanya dikota-kota besar bahkan di pedesaanpun penomena seperti ini sudah semakin merajalela bahkan kasus anak mengandung anak bukan hal yang langka, kini hal seperti itu seolah hanya permainan padahal selain mendapat dosa rasa malupun siap nempel diwajah.
Karena penomena diatas kini nikah karena hamil menjadi tren, mereka yang belum mampu secara lahir dan batin pun harus masuk kedalam episode hidup baru padahal mereka belum siap, tentunya akan banyak permasalahan saat belum adanya kesiapan, apalagi kalau sudah terdengar langkah kaki anak-anak yang berlarian, permasalahan akan semakin kompleks, itu akibat dari belum adanya kesiapan.
Hhmmm rasanya hidup di dunia yang seperti sekarang ini akan lebih sulit, teknologi pun tak mampu untuk meminimalisir hal-hal seperti ini bahkan tidak bisa kita pungkiri hal seperti ini adalah sebagian dampak dari kemajuan teknologi.
Kesimpulannya adalah bagi kita yang sudah mampu untuk menikah, segerakanlah menikah, karena dengan menikah kita akan lebih mampu untuk menjaga diri dari hal-hal yang dilarang akan tetapi jika kita belum mampu untuk menikah janganlah risau, sibukan saja aktifitas kita dengan hal-hal yang bermanfaat. Wallahu’alam

Haturnuhun sobat SaMaWa.

0 Response to "Nikah? Apa Perlu Nikah?"

Post a Comment